Jarak Gording Atap Rumah Rangka Baja Ringan

Gording Atap Baja Ringan – Pada kesempatan kali ini kami akan membahas seputar jarak gording atap rumah rangka baja ringan. Informasi ini tentu saja penting untuk Anda yang berniat membuat rangka atap rumah. Perlu diketahui bahwa rangka atap umumnya terbentuk dari elemen struktur yang hanya menahan gaya tarik dan tekan secara aksial atau searah pada sumbu batangnya.

Meski begitu elemen rangka atap masih sanggup menahan momen lentur, walaupun tidak dominan. Susunan rangka atap suatu bangunan akan berbentuk struktur truss. Di mana struktur truss dibentuk dari rangkaian batang-batang yang membentuk jaring-jaring berbentuk segitiga. Susunan semacam itu menghasilkan gaya dominan berupa gaya tarik maupun gaya tekan.

Material pembentuk rangka atap, baik konvensional, kayu ataupun baja ringan memiliki rangka truss yang menjadi rangka utama. Meski begitu tetap ada perbedaan yang terletak pada konfigurasi rangkanya dengan mempertimbangkan kekuatan dan kekakuan masing-masing material.

gording baja ringan

Konfigurasi Standar Rangka Atap

Rangka atap biasanya terdiri dari empat elemen utama. Antara lain kuda-kuda, gording, kaso atau usuk dan reng. Berikut akan dijelaskan singkat masing-masing elemen tersebut.

  1. Kuda-kuda: kuda-kuda adalah struktur utama yang berfungsi untuk memikul semua beban dan elemen struktur lain pada rangka atap.
  2. Gording: gording merupakan balok induk yang bertugas menahan elemen struktur yang berada di atasnya dan beban-beban yang bekerja di atas rangka atap.
  3. Kaso/Usuk: kaso adalah elemen yang bersilangan dengan gording. Kaso atau usuk ini juga disebut sebagai balok anak yang menyalurkan beban ke gording.
  4. Reng: reng adalah balok kecil yang dipakai sebagai dudukan genteng, baik genteng beton ataupun genteng metal.

Perlu dicatat, keempat elemen di atas tidak selamanya digunakan. Apabila rangka atap akan dipakai dengan penutup atap lembaran, seperti seng, asbes atau corrugated roof, maka elemen utama rangka atap cukup kuda-kuda dan gording. Sedangkan elemen utama untuk baja ringan adalah kuda-kuda dan reng atau kuda-kuda dan gording.

Baca juga: Harga Dan Ukuran Baja Ringan

Gording

gording atap rumah

Setelah mengetahui elemen pada rangka atap, kita bahas lebih lanjut mengenai gording. Seperti yang diketahui, gording membagi bentangan atap dalam jarak-jarak yang lebih kecil pada proyeksi horizontal. Gording bertugas meneruskan beban dari penutup atap, reng, usuk, orang, beban angin, beban air hujan pada titik-titik buhul kuda-kuda. Gording terletak di atas kuda-kuda dan umumnya diposisikan tegak lurus dengan arah kuda-kuda.

Gording memiliki peran lain, yakni sebagai tempat ikatan bagi usuk. Untuk itu posisi gording perlu disesuaikan dengan panjang usuk yang digunakan. Gorsing harus berada di atas titik buhul kuda-kuda. Sehingga bentuk kuda-kuda juga perlu disesuaikan dengan panjang usuk tersebut.

Lazimnya gording terbuat dari kayu, baja profil kanal atau profil WF. Untuk gording yang terbuat dari baja, penyambungan gording satu dengan lainnya memanfaatkan sagrod. Tujuannya untuk memperkuat dan mencegah terjadinya pergerakan. Posisi sagrod ini diletakkan sedemikian rupa sehingga mengurangi momen maksimal yang terjadi pada gording.

Leave a Comment