Harga Wallpaper Dinding / Tembok Per Meter dan Roll Terbaru 2018

Harga Wallpaper Dinding / Tembok – Bila anda ingin menghias sisi dalam rumah Anda. Postingan harga wallpaper per meter / roll ini mungkin bisa membantu Anda. Dipasaran, tersedia banyak contoh gambar wallpaper dinding dengan motif kartun, pemandangan, romantis, sejuk dan lainnya. Dari motif wallpaper tersebut, Anda bisa menerapkannya sebagai wallpaper ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan tentunya ruang keluarga Anda.

Menghiasi tampilan dinding sehingga terlihat lebih cantik dan indah dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan mengecat permukaan dinding dengan pilihan warna-warna yang menarik, melapisi permukaan dinding dengan keramik atau dengan menggunakan wallpaper. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Harga Wallpaper Dinding

Harga Wallpaper Dinding | @chpro-tanjungduren rumahdijual.com

Harga Wallpaper Dinding Per Meter Terbaru 2018 – Kelebihan wallpaper dinding dibandingkan cat dan keramik adalah desain yang lebih beragam untuk konsep hunian. Anda dapat memilih motif pada wallpaper yang disesuaikan dengan fungsi dan perabotan yang ada pada setiap ruangan di dalam rumah. Sebaiknya pilih desain motif yang lebih simple untuk ruangan yang tidak terlalu luas atau sudah penuh dengan berbagai furniture ukir. Selain terlihat rame, hal ini juga dapat membuat ruangan tampak lebih sempit dan sumpek. Selain mempunyai motif, tektur dan warna yang lebih beragam, wallpaper dinding juga bisa digunakan untuk menutup retakan atau lubang pada dinding yang sulit disamarkan dengan cat. Walaupun dapat ditambal namun tampilan pada dinding akan manjadi lebih kotor dan tidak menyatu dengan tembok disekelilingnya.

Biaya Pasang Harga Wallpaper Dinding – Ada beberapa hal yang dapat membedakan wallpaper dinding satu dengan yang lainnya yaitu  motifnya dan bahan yang digunakan. Salah satu bahan yang banyak digunakan adalah bahan kertas. Berdasarkan karakteristiknya bahan wallpaper yang terbuat dari kertas asli memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah cepat kotor dan kusam, sulit dibersihkan dan mudah sobek, itulah sebabnya kenapa wallpaper dari kertas banyak digunakan di rungan dengan intenstas akitivitas yang rendah seperti kamar tidur. Walaupun terdapat beberapa kekurangan, namun minat masyarakat untuk menggunakan wallpaper dari bahan kertas murni masih tinggi, hal ini dikarenakan motif yang lebih beragam dengan kualitas terbaik pada setiap detail motifnya.

Bahan lainnya yang juga dipopuler digunakan untuk wallpaper adalah vinyl yaitu sejenis plastik.  Bahan ini mempunyai beberapa kelebihan yaitu tahan lama, tahan terhadap kelembaban dan tidak mudah rusak. Dengan berbagai keunggulannya tersebut tidak mengherankan jika wallpaper dari bahan vinyl bisa dikatakan sangat awet dan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dekorasi interior rumah Anda. Harga wallpaper dinding bahan vinyl pun dipasaran cukup beragam.

Selain dari bahan kertas dan vinyl, serat fiberglass juga umum digunakan sebaagi bahan dasar wallpaper. Helaian demi helai serat fiberglass ditenun hingga membentuk lembaran lembaran wallpaper. Biasanya wallpaper dari serat fiberglass banyak diaplkasikan pada ruangan yang lembab karena sifatnya yang tahan terhadap jamur, selain itu bahan ini juga tahan terhadap api. Dengan berbagai kelebihannya itu wallpaper dari bahan serat fiberglass temasuk yang tahan lama. Berbagai bahan ini menjadi salah satu penentu harga wallpaper dinding terbaru 2018.

Daftar Harga Walpaper Dinding Per roll & Per Meter :

Harga Wallpaper Dinding Per roll = Rp. 170rb – Rp.700rb (Tergantung Motif dan Jenis)

Harga Wallpaper Dinding Per Meter = Rp. 20rb – Rp.100rb (Tergantung Motif dan Jenis)

Semoga artikel mengenai harga wallpaper dinding ini dapat bermanfaat. Berbagai spesifikasi produk dan harga tersebut hanya berupa referensi karena kemungkinan harga wallpaper tembok bisa berubah sewaktu-waktu.

Page:

harga wallpaper vinyl, wallpaper plastik dinding, harga vinyl dinding, harga wallpaper dinding vinyl, wallpaper dinding kamar, wallpaper vinyl dinding