Cara Membuat Pompa Air Tanpa Listrik

Cara Membuat Pompa Air Tanpa Listrik – Dalam rumah tangga setiap orang membutuhkan air. Mulai dari untuk minum, mencuci, mandi dan lain sebagainya. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan air bersih. Salah satu yang lazim dipakai adalah dengan memakai pompa air.

Akan tetapi untuk opsi ini umumnya kita membutuhkan listrik sebagai sumber tenaga yang dipakai untuk menggerakkan pompa tersebut. Padahal sewaktu-waktu listrik bisa saja padam. Entah karena bencana alam, pemadaman listrik atau faktor lainnya. Jika tidak ada listrik, maka akan susah untuk mendapatkan air bersih. Hal ini tentu menyulitkan kita, terlebih jika tidak ada persiapan sebelumnya.

pompa air tanpa listrik

Seiring dengan berjalannya waktu, pompa air tidak hanya memanfaatkan listrik saja. Kita juga bisa memanfaatkan sumber tenaga lain. Misalnya tenaga air, angin, surya atau tenaga manusia alias manual. Seluruh alternatif tersebut bisa dimanfaatkan saat kita membutuhkan air. Selain itu juga ada alternatif lain, yakni dengan memakai pompa ram hidrolik. Pada artikel kali ini akan kami jelaskan seputar pompa air tanpa listrik.

Sejarah Pompa

Sebelum membahas pompa air hidrolik, tidak ada salahnya untuk mengetahui sedikit mengenai sejarah pompa. Pompa hydram hidrolik pertama kali ditemukan oleh John Whitehurst yang berkebangsaan Inggris. Hanya saja pompa buatan John kala itu tidak aktif sendiri (non-self-acting ram pump). Lalu B. Montgolfier, seorang warga negara Perancis menambahkan katup yang bisa membuat pompa aktif dengan sendirinya.

Baca juga: Desain Kolam Ikan Minimalis Sederhana

Di tahun 1809 J. Cerneau dan S. S. Hallet mematenkan pompa hydram hidrolik di New York. Sejak tahun 1800-an pompa ini menyebar luas ke seluruh penjuru dunia, termasuk di wilayah Indonesia.

Pompa Ram Hidrolik

Sebenarnya apa itu pompa ram hidrolik? Menurut North Carolina Cooperative Extension Service, pompa ram hidrolik adalah alat pompa sederhana tanpa motor yang dimanfaatkan agar bisa memompa air pada laju aliran yang rendah.

pompa air hidrolik

Pompa ini memanfaatkan tenaga air mengalir untuk bisa mengalirkan air dari aliran sungai atau kolam ke tangki penyimpanan air yang ditinggikan atau ke titik pembuangan air. Dengan begitu kita bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan air bersih. Dengan kata lain pompa ram hidrolik ini bisa bekerja dengan baik di tempat atau lokasi yang memiliki sumber air yang mengalir terus-menerus.

pompa tanpa listrik

Cara Membuat Pompa Air Ram Hidrolik

Ketika ingin membuat pompa air ram hidrolik, ada beberapa hal yang perlu kita siapkan dan cermati. Setidaknya ada dua persiapan yang harus Anda ketahui, antara lain:

  1. Sumber air yang mengalir terus menerus. Dari kolam atau mata air alami dan letaknya berada di atas pompa. Sehingga air dapat mengalir ke bawah dan masuk ke dalam pompa.
  2. Air yang kencangnya sekitar 2-3 galon air per menit supaya air bisa mengalir ke tempat penampungan akhir.

pompa ram hidrolik

Desain Pompa Ram Hidrolik

  1. Langkah pertama, pasang ram paling sedikit setengah kaki di bawah sumber air. Lalu panjang pipa dari suplai air ke pompa (pipa penggerak) harus berkisar 10-15 kali lebih besar dari jarak di mana ia jatuh.
  2. Sebelum air masuk ke pompa, kita perlu memasang filter. Fungsinya agar benda asing atau kotoran tidak ikut masuk ke dalam pompa yang bisa mengakibatkan pompa bermasalah nantinya.
  3. Pasang flexible polythylene tubing dari keluaran pompa ke tempat penampungan air. Perlu dicatat, jangan sampai terdapat belokan tajam agar kecepatan air tidak terganggu.

pompa air

Cara Menggunakan Pompa Ram Hidrolik

  1. Jika semua instalasi telah selesai, Anda sudah bisa menggunakan pompa air ram hidrolik.
  2. Cara menggunakannya, tekan steam valve naik-turun sebanyak 30-40 kali sampai pompa tersebut berputar sendiri karena tekanan.
  3. Jika pompa tersebut sudah bisa berputar sendiri, pasang tutup adjuster naik atau turun untuk mengatur seberapa sering frekuensi putaran. Biasanya sekitar 60 sampai 150 cycle per menit.
  4. Anda bisa mengatur besar atau kecilnya frekuensi cycle hingga pompa bisa mengalirkan air dengan maksimal.

Prinsip Kerja Pompa Ram Hidrolik

  • Air dari sumber mengalir ke pipa penggerak, sehingga ada tekanan yang cukup untuk dapat menggerakkan pompa.
  • Ketika valve pembuangan ditutup, air akan mengalir dari check valve ke tempat penampungan tekanan udara. Kemudian air akan menutup saluran udara dan memberikan tekanan balik, menutup check valve lalu air akan keluar lewat pipa keluaran dan menuju wadah penampungan akhir.
  • Saat check valve ditutup, air di dalam pipa penggerak akan memantul kembali sesaat dan menciptakan tekanan parsial atau sebagian. Tekanan ini akan membuka valve pembuangan kembali. Sesudah itu air dapat diarahkan ke tempat lain atau didiamkan begitu saja agar kembali ke sumber utama air secara alami.

Baca juga: Daftar Harga Pipa PVC

Kelebihan dan Kekurangan Pompa Ram Hidrolik

Pompa ram hidrolik memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangan. Hal ini perlu Anda ketahui sebelum Anda memutuskan memasang pompa air tanpa listrik tersebut. Dari segi kelebihan, pompa ram hidrolik tidak membutuhkan listrik. Di samping itu perawatan pompa air ini juga lebih mudah dibandingkan dengan pompa air bertenaga listrik. Lantas apa yang menjadi kekurangannya?

Pada pompa ram hidrolik ini ada air yang terbuang dan tidak tersalurkan ke tempat pembuangan akhir. Hanya saja hal ini tidak terlalu menjadi permasalahan besar jika sumber air tersedia dalam jumlah banyak.

Alternatif Pompa Air Bertenaga Motor

Jika Anda mencari solusi alternatif lain untuk pompa air tanpa listrik, Anda bisa mempertimbangkan pompa air bertenaga sepeda motor. Pompa ini banyak dijual di toko online terpercaya.

Pompa air semacam ini diklaim simpel dan praktis dengan bobot yang ringan sehingga bisa dibawa ke mana-mana. Pompa ini cocok dipakai untuk mengairi kolam, sawah ataupun untuk kebutuhan rumah tangga seperti mengisi air tandon.

Sesuai dengan namanya, pompa air ini mengandalkan tenaga dari mesin sepeda motor. Asalkan bukan motor matic. Cara penggunaannya dengan membuka tutup bak magnet sepeda motor. Lalu pasang konektor dan pompa air. Selanjutnya pasang selang input dan output. Pompa pun siap dipakai. Anda tinggal menghidupkan motor untuk mulai memompa air.

Pompa air ini bisa menghisap air meski mesin motor dalam keadaan stasioner. Jika tuas gas ditarik maka air yang mengalir akan lebih deras. Pompa air ini diklaim memiliki daya hisap hingga kedalaman 8 meter, dengan output lebih dari 100 meter pada posisi horizontal.

Pompa Air Manual

Selain pompa air bertenaga motor, Anda juga bisa menggunakan pompa air manual yang sudah sangat familiar di Indonesia. Ada beberapa merek yang bisa diperhitungkan. Pompa air ini mengandalkan tenaga manusia dan cocok untuk daerah yang belum terdapat listrik.

Cara kerja pompa air manual tidaklah rumit. Saat tuas pompa di tarik ke atas, piston bergerak ke bawah atau dasar ruangan pompa. Air yang ada di dalam pompa akan memasuki ruangan di atas piston lewat klep atau valve pada piston.

Saat tuas pompa didorong ke bawah, piston bergerak naik bersamaan dengan tertutupnya klep piston. Sehingga air yang ada di atas piston ikut terdorong ke atas dan keluar lewat corong pompa. Lalu dalam waktu bersamaan piston akan menyedot air dari dalam sumur dan air memasuki ruangan di bawah piston melalui klep di dasar pompa yang terbuka ketika piston bergerak ke atas.

Leave a Comment