Menghitung Sudut Dan Volume Anak Tangga

Cara Menghitung Anak Tangga – Untuk membangun sebuah rumah kita harus memiliki kemampuan menghitung yang baik. Sebab setiap sudut bangunan harus diperhitungkan dengan tepat sehingga hasil akhir benar-benar bagus dan sesuai dengan angan.

Salah satu yang perlu dihitung adalah anak tangga. Jika Anda mencermati, anak tangga yang biasa dijumpai pada bangunan-bangunan tingkat selalu memiliki ukuran yang seragam. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan.

Anak tangga yang dibuat seragam akan membuat tampilannya lebih indah. Selain itu juga nyaman dan aman untuk dipakai. Maka dari itu kita perlu menghitung dan merencanakannya dengan cermat. Maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang menghitung sudut kemiringan dan volume anak tangga yang benar.

cara menghitung anak tangga

Dalam dunia konstruksi, untuk membuat tangga perlu menentukan tinggi dan lebar anak tangga. Yang dimaksud lebar atau disebut juga dengan istilah Antrede adalah ukuran area pada anak tangga di mana kaki menjejak di atasnya. Sedangkan tinggi anak tangga atau Optride merupakan perbedaan tinggi antara satu anak tangga dengan anak tangga lainnya.

Perlu diketahui bahwa ukuran lebar anak tangga yang ideal berkisar 20 cm sampai dengan 30 cm. Sementara tinggi anak tangga biasanya berkisar 15 cm sampai 18 cm.

Supaya nyaman untuk digunakan, ada rumus yang bisa digunakan dalam menentukan tinggi dan lebar anak tangga. Optride dilambangkan dengan a, lalu untuk Antrede dilambangkan b.

Rumusnya adalah 2a + b = 60 cm sampai dengan 65 cm. Apabila 2a + b > 65 cm maka tangga tersebut akan curam dan membuat orang tidak nyaman. Begitu juga sebaliknya, jika 2a + b < 60 cm maka tangga akan sangat landai. Tangga curam bisa menghemat tempat karena anak tangganya tidak lebar. Hanya saja tangga semacam ini akan mengurangi kenyamanan dan bisa berbahaya untuk pengguna.

Ukuran tinggi dan lebar anak tangga akan mempengaruhi kecuraman suatu tangga. Semakin besar tinggi anak tangga maka akan semakin curam tangga tersebut. Jika ingin mendapatkan tangga yang landai maka lebar anak tangga juga harus besar.

Patokan Lebar dan Tinggi Anak Tangga

  • Tinggi trap maksimal = 20 cm. Tujuannya agar tidak terlalu tinggi melangkahnya, sehingga bisa membuat orang cepat lelah saat naik ataupun turun tangga.
  • Lebar trap tangga minimal = 30 cm. Supaya sesuai dengan lebar langkah, sehingga nyaman saat melangkah dan aman dari risiko terpeleset akibat dari salah injak.
  • Lebar tangga dapat dibuat minimal 70 cm. Apabila dipakai lewat satu orang saja tanpa simpangan. Akan tetapi jika ingin bisa dibuat simpangan maka lebarnya minimal 120 cm. Angka-angka tersebut berdasarkan lebar rata-rata badan orang 60 cm.

Cara Menghitung Anak Tangga Lurus

Untuk mengetahui cara menghitung anak tangga lurus, kami akan memberikan contoh sederhana. Misalnya kita ingin membuat tangga dari lantai 1 ke lantai 2 dengan tinggi antar lantai 3,3 meter. Kita perlu mengetahui berapa jumlah anak tangga, lebar dan tinggi trap.

Baca juga: Warna Cat Rumah Minimalis Modern

Tinggi

Pertama-tama kita perlu mengonversi tinggi antar lantai menjadi satuan sentimeter. Jadi 3,3 meter = 330 cm.

Langkah selanjutnya bagi tinggi ruangan 330 cm / 20 cm = 16,5 anak tangga.

Kita ketahui hasilnya tidak bulat, yakni lebih 0,5. Maka apabila anak tangga dibuat setinggi 20 cm, maka akan ada anak tangga yang tingginya hanya 0,5 x 20 cm. Jika direalisasikan maka desainnya menjadi tidak nyaman untuk dipakai dan tidak bagus.

Untuk itu kita buat anak tangga menjadi 17 bh, dan salah satunya dibuat dengan lebar 90 cm sebagai bordes untuk tempat istirahat sejenak. Maka tinggi anak tangga 330 cm / 17 trap = 19,41176.

Lebar

Tetapkan lebar anak tangga 30cm dan 1 bordes dengan lebar 90cm, maka total panjang tangga = (30cm x 16 trap) + 90cm bordes = 570 cm = 5,7 cm.

Kita tidak harus menggunakan ruangan selebar 5,7m sebagai area tangga. tapi tangganya bisa kita buat bolak-balik dua arah, jadi total panjang tangga = ((30cm x 16 trap)/2) + 90cm = 330 cm = 3,3m

Gambaran Perhitungan Anak Tangga

menghitung anak tangga

Cara Menghitung Anak Tangga Melingkar

anak tangga minimalis

Sebenarnya cara menghitung anak tangga melingkar ini sama saja dengan tangga lurus. Hanya saja dalam tangga R melingkar kita persempit panjang tangga hanya sebatas R itu saja. Sementara pembagian tinggi anak tangga tetap sama.

Tinggi

Tinggi anak tangga = 330cm / 17 trap = 19,41176 cm tapi disini tanpa bordes.

Lebar

gambar anak tangga

Sebagai contoh, pada tangga tersebut digunakan pipa tengah dengan diameter 20 cm, lebar tangga 60 cm dan diameter luar tangga 140 cm. Untuk menghitung lebar anak tangga bagian dalam dan luar lingkaran dapat dihitung dengan mencari panjang kelilingnya, lalu dibagi dengan jumlah anak tangga dalam satu putaran.

Keliling lingkaran dalam = 3,14 x 20 cm = 62,8 cm.

keliling lingkaran luar = 3,14 x 140 cm = 439,6 cm.

jumlah anak tangga dalam satu putaran = 11 buah.

lebar trap tangga sisi dalam = 62,8 cm / 11 bh = 5,7 cm.

lebar trap tangga sisi luar = 439,6 cm / 11 bh = 39,9 cm.

Kemiringan Tangga

Kemiringan tangga adalah perbandingan tinggi tangga (lantai bawah dan lantai atas) dengan panjang tangga (ruang yang diperlukan untuk tangga). Koefisien kemiringan tangga bisa dihitung dengan memakai rumus di bawah ini.

z = y / x

z = koefisien kemiringan tangga

y = tinggi tangga (cm)

x = panjang tangga (cm)

Koefisien kemiringan (z) = 1 berarti y = x dan membentuk kemiringan 450. Menurut Kemiringannya, tangga bisa dikategorikan dalam beberapa macam, antara lain:

Lantai miring, 6o – 20o

Koefisien kemiringan 0,1 – 0,36

Tangga landai, 20o – 24o

Koefisien kemiringan 0,36 – 0,44

Tangga biasa, 24o – 45o

Koefisien kemiringan 0,44 – 1,0

Tangga curam, tangga hemat, 45o – 75o

Koefisien kemiringan 1,0 – 3,7

Tangga naik, tangga tingkat, 75o – 90o

Koefisien kemiringan > 3,7

Idealnya tangga memiliki kemiringan 24° – 45°, tinggi tangga (y) tidak boleh lebih besar dari panjang tangga (x), maksimal y – x. Tangga yang terlalu landai (y jauh lebih kecil dari x) juga tidak nyaman lantaran kaki terpaksa menaiki anak tangga lebih banyak dengan ketinggian tertentu.

desain anak tangga

Pagar dan Pegangan Tangga

Dalam beberapa desain pagar dan pegangan tangga alias railing tidak diperlukan. Dengan catatan tingkat keamanan harus memadai. Akan tetapi kedua hal ini menjadi penting jika ada pengguna yang masih kecil atau berusia lanjut.

Untuk tiang pada pagar tangga (baluster) berfungsi sebagai pengaman. Dengan adanya baluster maka risiko terjatuh dari tangga bisa dicegah. Maka dari itu pembuatan baluster harus cukup rapat, dengan tinggi 90 – 100 cm. Selain itu baluster juga tidak memiliki sudut tajam supaya aman untuk dipakai anak kecil.

Baca juga: Desain Railing Tangga Minimalis

Bordes

Bordes merupakan suatu platform datar yang cukup luas untuk melangkah secara horizontal sebanyak sekitar 3-4 langkah sebelum mendaki ke anak tangga berikutnya. Supaya memberikan kenyamanan kepada pengguna tangga, bordes juga perlu diaplikasikan dengan mengacu pada aturan baku. Setiap ketinggian maksimal 12 anak tangga (setinggi 1,5 – 2 m) harus dibuatkan bordes atau landing.

Anti Slip

Menaiki tangga tidak terbebas dari risiko tergelincir. Untuk menghindari hal tersebut, biasanya tangga dilengkapi dengan nosing atau step nosing yang membuat ujung siku anak tangga lebih kasar.

Biasanya step nosing terbuat dari keramik, karet ataupun aluminium. Permukaannya dibuat bergerigi supaya langkah pengguna tangga terhenti pada ujung tangga dan tidak terpeleset.

Step nosing dari bahan keramik dipasang saat memasang ubin keramik di anak tangga beton. Caranya di bagian ujung siku sisakan celah yang belum tertutup keramik. Bagian ini yang nantinya dipasang nosing.

Sedangkan untuk bahan lain seperti karet atau aluminium dilakukan setelah anak tangga jadi. Caranya nosing disekrupkan pada anak tangga. Biasanya nosing ini juga diaplikasikan pada ruangan gelap seperti bioskop untuk pemandu langkah saat orang menaiki tangga.

Demikian informasi seputar anak tangga yang bisa kami sampaikan. Perlu diketahui bahwa pada prakteknya perhitungan bisa lebih panjang dari contoh yang ada. Maka dari itu pastikan Anda memahami betul cara menghitung anak tangga yang benar.

Artikel Diolah Dari:

Leave a Comment