Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Cara Menghitung Keramik – Saat hendak membangun atau merenovasi rumah, mungkin keramik menjadi salah satu material yang perlu Anda siapkan. Akan tetapi kita perlu mengetahui seberapa banyak keramik yang perlu dibeli untuk pemasangan lantai ataupun dinding rumah.

Tidak sedikit yang masih bingung bagaimana cara menghitungnya. Maka dari itu pada pembahasan kali ini kami ingin memberikan materi mengenai cara menghitung kebutuhan keramik.

Gambaran Perhitungan Kebutuhan Keramik

Ketika kita ingin menghitung kebutuhan keramik, maka kita perlu mengetahui luas lantai atau dinding yang akan dipasang keramik. Kemudian kita hitung lagi berapa luas per keping keramik yang akan dipakai. Biasanya ukuran keramik yang ada di pasaran beragam. Ada yang 20 x 20 cm, 30 x 30 cm dan lain sebagainya.

Di toko biasanya keramik dijual per kotak. Maka dari itu kita hitung pula jumlah keping keramik dalam satu kotak.

keramik lantai

Misalnya ukuran keramik 20 x 20 cm per keping, dan dalam satu kotak ada 25 keping, maka satu kotak keramik mempunyai luas 25 x 0,2 x 0,2 = 1 meter persegi. Setelah itu kita kalikan dengan luas lantai yang akan dipasang.

Contohnya ukuran lantai rumah 6 x 6 meter, maka dapat diketahui bahwa luasnya 6 x 6 = 36 meter persegi. Jika satu kotak keramik mempunyai luas 1 meter persegi, maka kita membutuhkan 36 kotak keramik untuk lantai rumah tersebut.

Perlu dicatat, dalam satu kotak keramik luasnya tidak selalu 1 meter persegi. Bisa lebih ataupun kurang. Maka dari itu kita harus mengetahui luas per kotak terlebih dahulu.

Baca juga: Harga Keramik Granit

Contoh Menghitung Kebutuhan Keramik

menghitung kebutuhan keramik

Untuk memperjelas pembahasan di atas, kita akan coba menghitung kebutuhan keramik. Misalnya kita akan memasang keramik lantai di kamar utama dan ruang tamu. DIketahui bahwa luas lantai kamar adalah 4 x 4 = 16 meter persegi. Sedangkan luas ruang tamu 3 x 3 = 9 meter persegi. Jadi dapat diketahui luas gabungan kedua ruangan tersebut adalah 25 meter persegi.

Jika keramik yang kita gunakan berukuran 30 x 30 cm dan satu kotak berisi 11 keping, maka satu kotak keramik memiliki luas 0,3 x 0,3 x 11 = 0,99 meter persegi.

Untuk mengetahui kebutuhan keramik, caranya adalah dengan membagi luas ruangan yang akan dipasang keramik dengan luas keramik per kotak. Maka:

Kebutuhan Keramik = 25 : 0,99 = 25,25 kotak.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan atau cacat pada keramik, maka kita bisa menambah jumlah keramik yang dibeli. Misalnya kita tambah 3% sebagai antisipasi, maka 25,25 x 103% = 26 kotak.

Perlu dicatat, mengenai persentase untuk antisipasi di atas Anda bisa menanyakan kepada tukang atau yang berpengalaman dalam pemasangan keramik. Selain itu jika pada hasil perhitungan dijumpai nilai desimal, maka Anda bisa membulatkannya saja.

Membuat Pola Lantai

lantai keramik

Ketika ingin memasang keramik sendiri, maka ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Seperti menentukan pola lantai. Untuk hal ini Anda perlu menyesuaikannya dengan bentuk, ukuran dan posisi ruangan.

Jika tidak berkaitan dengan ruang lain, seperti kamar tidur dan kamar mandi Anda bisa membuat pola yang berbeda. Akan tetapi jika ruangan tersebut saling berhubungan seperti ruang tamu, ruang keluarga dan juga ruang makan maka akan lebih baik jika membuat pola lantai yang sama.

Ketika membuat pola lantai, kita perlu menentukan posisi awal dimulainya pemasangan. Kita bisa memulainya di tengah-tengah ruangan. Sehingga nantinya ada sisa potongan keramik yang sama di keempat sisi ruangan. Atau Anda juga bisa memulainya pada satu sisi ruangan sehingga sisa potongan keramik tidak sama pada keempat sisinya.

Baca juga: Harga Lantai Vinyl per Meter

Pola lantai juga menentukan jumlah keramik yang dibutuhkan. Sebab semakin banyak memotong keramik maka jumlah keramik yang diperlukan bisa lebih banyak karena faktor kerusakan saat pemotongan.

Pola keramik juga bisa disusun secara diagonal. Pola ini bisa menyiasati kualitas keramik yang kurang baik dimana ukuran sisi-sisinya tidak sama. Selain itu pola keramik diagonal umumnya diterapkan pada teras, kamar mandi atau ruang servis.

Menghitung Kebutuhan Keramik dengan Membuat Pola

Untuk menghitung kebutuhan keramik dengan membuat pola lantai terlebih dahulu, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan. Pertama, menghitung jumlah keramik yang utuh, lalu menghitung sisa potongan keramik dan plinnya.

Keramik potongan tersebut harus dihitung berdasarkan ukuran keramik yang utuh. Sehingga setiap 2 atau 3 potong keramik dihitung sebagai 1 keramik utuh. Sementara plin lantai ukurannya lebih pasti, jika Anda memakai keramik dengan ukuran 40 x 40 cm, maka ukuran plinnya adalah 40 x 10 cm. Sehingga 1 keramik utuh ukuran 40 x 40 cm dapat dibagi menjadi 4 buah plin.

Sesudah mengetahui total keramik yang dibutuhkan, bagi dengan jumlah keramik per meter persegi. Isi satu dus keramik ukuran 30 cm x 30 cm adalah 11 buah, 40 cm x 40 cm adalah 6 buah dan ukuran 60 cm x 60 cm adalah 2 buah. Jadi untuk ruangan dengan ukuran 3 x 4 m maka dibutuhkan keramik 82 buah dengan ukuran 40 x 40 cm. Lalu dapat kita ketahui bahwa kita perlu membeli 82 : 6 – 13,7 atau 14 kardus keramik.

menghitung keramik

Tips Memilih Keramik Lantai

Orang seringkali dibingungkan saat membeli keramik lantai. Misalnya bingung harus memilih motif yang mana dan memilih keramik merek apa. Sebagai panduan, kami berikan beberapa tips ketika ingin membeli keramik lantai.

Pilih Sesuai Kebutuhan

Ketika ingin memasang keramik di kamar mandi, maka pilih motif keramik yang cocok dengan kamar mandi. Biasanya keramik untuk kamar mandi memiliki tekstur yang agak kasar supaya tidak licin. Memilih keramik yang tepat bisa menghadirkan suasana yang nyaman di dalam ruangan.

Memadukan Ukuran dengan Ruangan

Pilih keramik yang seimbang dengan ruangan Anda. Jika ruangan Anda berukuran kecil, maka pilihlah lantai keramik yang ukurannya cukup kecil. Sementara untuk ruangan yang luas bisa memilih keramik yang juga berukuran besar.

Mencermati Warna Keramik

Pemilihan warna keramik juga tidak boleh sembarangan agar rumah tetap nyaman dan menarik. Pilih keramik lantai dengan warna yang lembut. Sesuaikan juga dengan warna dinding rumah supaya terlihat lebih serasi.

Jangan Tergoda Gambar

Ketika Anda melihat brosur yang menawarkan suatu produk keramik, mungkin Anda akan dibuat kagum karena desain dan warnanya yang memikat. Hanya saja Anda perlu memastikan apakah keramik aslinya memiliki tampilan yang sama menariknya dengan yang ada pada brosur.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu mencermati kualitasnya. Sebab keramik dengan motif bagus belum tentu terbuat dari bahan baku yang juga baik. Maka dari itu Anda perlu memastikan bahwa keramik yang Anda beli berkualitas dan tahan lama. Anda bisa bertanya kepada tukang atau kerabat yang sudah berpengalaman untuk mengetahui keramik mana yang kualitasnya bagus.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara menghitung kebutuhan keramik, berikut tips membeli keramik. Selain mengetahui kebutuhan keramik untuk suatu ruangan, Anda juga perlu mencermati pemilihan supaya tidak menyesal nantinya. Anda juga perlu mengetahui harga keramik supaya mengetahui kisaran biaya yang perlu disiapkan untuk membeli lantai keramik. Semoga informasi yang kami sampaikan di atas bermanfaat untuk Anda.

Artikel Diolah Dari:

Leave a Comment