Cara Menghitung Luas Bangunan Rumah

Menghitung Luas Bangunan – Sebelumnya kami telah menyampaikan pembahasan seputar cara menghitung luas tanah. Lalu pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara menghitung luas bangunan atau rumah.

Bangunan atau rumah merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan umat manusia. Kita membutuhkan rumah untuk beristirahat. Di sisi lain kita juga membutuhkan gedung sekolah, perkantoran dan gedung-gedung lain untuk melakukan aktivitas.

menghitung luas bangunan

Karena perannya yang penting, kita perlu mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan bangunan. Salah satunya adalah mengetahui cara menghitung luas rumah atau bangunan.

Sebenarnya untuk menghitung luas bangunan tidak rumit. Kita bisa memanfaatkan rumus-rumus matematika yang pernah kita pelajari semasa sekolah. Selain itu juga bisa menghitungnya dengan bantuan aplikasi. Berikut kami jelaskan selengkapnya.

Menghitung Luas Bangunan Secara Manual

Pertama-tama kita bahas bersama cara menghitung luas rumah secara manual. Untuk menghitung luasnya, kita perlu mengetahui bentuk dari bangunan itu sendiri. Apakah persegi panjang, segitiga, lingkaran atau berbentuk tak beraturan.

Dari situlah kita bisa menghitung berapa luas suatu bangunan. Contohnya jika bangunan rumah berbentuk persegi panjang, maka kita cari luasnya dengan cara panjang kali lebar. Sedangkan bila bangunan berbentuk segitiga, maka luasnya dapat dicari dengan mengalikan alas dengan tinggi lalu dibagi dua.

Sebagai gambaran, kami akan berikan contoh untuk memudahkan Anda dalam memahami perhitungan luas bangunan. Silakan simak gambar denah rumah di bawah ini.

rumus luas bangunan

Dari gambar di atas dapat kita ketahui bahwa rumah tersebut berbentuk persegi panjang. Lebarnya mencapai 5 meter dan panjang ke belakang 6 meter. Untuk menghitung luasnya, tinggal mengalikan panjang dengan lebar. Sehingga 5 x 6 = 30 m2.

Baca juga: Harga Borongan Bangunan Per M2

Menghitung Luas Bangunan dengan Autocad

Selain secara manual, kita juga bisa menghitung luas bangunan dengan bantuan software. Salah satu software yang populer dan banyak dipakai dalam dunia konstruksi adalah Autocad. Opsi ini bisa Anda ambil ketika ingin menghitung luas bangunan dengan cepat. Bahkan Anda juga bisa menghitung luas bangunan tak beraturan. Berikut adalah caranya.

Pertama-tama, kita harus membuat garis yang saling menyambung dan mengelilingi sisi luar bangunan. Caranya dengan memakai perintah Poly Line (PL) pada command, lalu tekan tombol Enter. Lanjutkan langkah dengan membuat garis mengelilingi bidang yang akan dihitung luasnya.

Berikutnya klik garis poly line tersebut dan ketik perintah LIST (LI) pada command lalu tekan Enter. Maka muncul jendela baru yang menunjukkan keterangan luas, keliling dan koordinat.

luas rumah

PLINE

Specify start point:

Current line-width is 0.0000

Specify next point or [Arc/Halfwidth/Length/Undo/Width]: *Cancel*

 

Command:

Command: LI

LIST 1 found

 

LWPOLYLINE Layer: “0”

Space: Model space

Handle = 224e

Closed

Constant width 0.0000

area 30000000.0000

perimeter 22000.0000

 

at point X=-45829.8649 Y=6642.9370 Z= 0.0000

at point X=-40829.8649 Y=6642.9370 Z= 0.0000

at point X=-40829.8649 Y= 642.9370 Z= 0.0000

at point X=-45829.8649 Y= 642.9370 Z= 0.0000

Cermati keterangan area 30000000. Ini merupakan luasnya, Anda tinggal mengurangi 6 digit nol dari belakang. Sehingga diperoleh angka 30 yang artinya luas bangunan tersebut 30 m2.

Mengetahui Luas Rumah Berdasarkan Tipe

Di daerah perkotaan, seperti Jakarta mungkin masyarakatnya sudah tidak asing lagi dengan apartemen, atau bahkan banyak yang tertarik membeli apartemen ketimbang rumah tapak. Akan tetapi untuk kota-kota kecil masyarakat lebih suka membeli rumah tapak.

Baca juga: Cara Menghitung Luas Tanah Yang Benar

Ketika memutuskan untuk membeli rumah tapak, maka kita perlu memahami tipe-tipe rumah yang lazim ditawarkan oleh developer. Ada rumah yang dijual berdasarkan desainnya dan ada juga yang berdasarkan luas bangunannya.

Berdasarkan luas bangunannya, ada setidaknya enam tipe rumah tapak yang bisa kita jumpai. Antara lain tipe 21, 36, 45, 54, 60 dan 70. Keenam tipe rumah ini biasanya dirancang untuk rumah modern minimalis. Perbedaannya kami jelaskan singkat di bawah ini.

rumus luas bangunan

Tipe 21

Rumah tipe 21 mempunyai luas bangunan paling sempit, yakni hanya 21 meter persegi. DImensi rumah ini berbeda-beda. Di antaranya 3 x 7 meter, 5,25 x 4 meter, dan 6 x 3,5 meter. Harga rumah tipe 21 biasanya berkisar Rp 80 juta sampai dengan Rp 300 juta.

Tipe 36

Rumah tipe 36 mempunyai luas bangunan 36 meter persegi. Pada rumah ini biasanya terdapat 1-2 kamar tidur dengan dimensi 6 x 6 meter dan 9 x 4 meter. Untuk harganya sendiri berkisar Rp 120 juta sampai Rp 400 juta.

Tipe 45

Dari beberapa tipe rumah, tipe 45 menjadi yang paling populer. Selain harganya yang relatif terjangkau, ukuran rumah tipe 45 juga terbilang besar. Biasanya luas bangunan rumah ini adalah 6 x 7,5 meter. Sedangkan harga rumah tipe 45 berkisar Rp 150 juta sampai Rp 500 juta.

Tipe 54

Untuk masyarakat yang mapan secara finansial umumnya cenderung memilih rumah tipe 54. Rumah tipe 54 biasanya ditawarkan dengan 3 kamar tidur. Sedangkan dimensi rumah ini 9 x 6 meter dan 13,5 x 4 meter. Untuk harganya berkisar Rp 250 juta sampai dengan Rp 800 juta.

Tipe 60

Rumah tipe 60 lebih lapang dibanding beberapa tipe rumah di atas. Luas bangunanya sendiri 60 meter persegi, dengan ruangan yang juga luas sehingga memberikan keleluasaan kepada penghuninya. Untuk harganya sendiri Rp 300 juta hingga Rp 900 juta.

Tipe 70

Jika ingin rumah yang lebih lega lagi, rumah tipe 70 bisa menjadi pertimbangan. Rumah  ini memiliki kenyamanan yang baik berkat luas bangunan yang mencapai 70 meter persegi. Bahkan desainnya bisa disesuaikan satu atau dua lantai. Harga rumah tipe 70 berkisar Rp 500 juta sampai di atas Rp 1 miliar.

mengihtung luas rumah

Ketentuan dalam Luas Bangunan

Sebuah bangunan atau rumah sudah pasti memiliki batas-batas fisik yang dapat dilihat dan menjadi batas luas. Hanya saja perlu diketahui bahwa seluruh bagian ruang yang memiliki perkerasan lantai perhitungan luasnya tidak sama.

Contohnya sebuah kamar tidur dengan ukuran 3 x 4 m tidak dihitung sama dengan teras yang juga berukuran 3 x 4 m. Walaupun secara matematis kedua area tersebut mempunyai ukuran luas yang serupa, yakni 12 m2. Demikian pula dengan ruang-ruang lain yang serupa dengan teras, misalnya balkon, selasar ataupun mezanin.

tips tata ruang bangunan

Selain itu ada beberapa hal yang perlu diketahui ketika ingin menghitung luas bangunan. Berikut adalah ketentuan dalam luas bangunan.

  1. Ketika menghitung luas lantai suatu ruangan, perhitungan dilakukan hingga batas dinding terluar. Jika ada satu ruang atau lebih yang berhimpitan dan dibatasi dinding, maka perhitungannya dimulai dari as (tengah-tengah) dinding sampai dinding berikutnya.
  2. Ruangan tertutup atap yang dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai atas maka dihitung penuh (100%). Contohnya ruangan tersebut berukuran 3 x 4 m2, maka luasnya adalah 12 m2. Jika ada pembatas ruang yang tingginya kurang dari 1,20 m2, maka luas ruangan tersebut hanya dihitung separuh. Semua itu diperkenankan dari KDB yang ditentukan oleh daerah tersebut.
  3. Overstek seperti balkon dengan dinding pagar tidak lebih tinggi dari 1,20 m2, maka tidak diperhitungkan luasnya.
  4. Teras beratap dengan sebagian dinding yang mempunyai ketinggian lebih dari 1,20 m2, maka diperhitungkan 60% ruang bawah tanah, luas tanahnya dihitung 100%.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar cara menghitung luas bangunan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pada dasarnya sama saja dengan menghitung bangun datar yang pernah dipelajari saat sekolah dulu. Untuk memudahkan perhitungan, kita bisa memanfaatkan software seperti Autocad.

Selain itu kita juga perlu mencermati ketentuan dalam menghitung luas bangunan atau rumah. Sehingga tidak terjadi kesalahan menghitung nantinya. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan Anda.

Leave a Comment