Cara Menghitung Volume Pondasi Yang Benar

Cara Menghitung Pondasi – Rumah merupakan tempat di mana kita tinggal. Umumnya sebagian besar waktu kita habiskan di dalam rumah. Karena beberapa hal tersebut memiliki rumah yang nyaman menjadi sebuah prioritas. Ketika ingin membangun rumah sendiri mulai dari nol, sudah pasti ada banyak sekali perhitungan dan pertimbangan yang perlu dipikirkan masak-masak.

Membangun rumah memang tidak boleh dilakukan sembarangan. Dibutuhkan perhitungan yang cermat sehingga rumah kokoh, kuat, tahan lama dan nyaman untuk ditinggali. Sebelum membangun rumah dilakukan perancangan denah rumah sesuai dengan keinginan. Dalam pekerjaan ini yang juga masuk dalam perhitungan adalah pondasi.

Pondasi menjadi salah satu bagian penting dari sebuah rumah. Sebab pondasi memberikan sokongan dan struktur pada bangunan. Pondasi menopang beban utama dari bangunan tersebut. Semakin baik pondasi maka semakin kuat pula bangunannya. Begitu juga sebaliknya, jika pondasi lemah maka bangunan rentan terkena masalah. Bahkan yang terburuk berpeluang untuk roboh.

menghitung volume pondasi

Maka dari itu para pekerja atau orang yang berkecimpung dalam dunia konstruksi perlu mengetahui seluk-beluk pondasi bangunan, termasuk pondasi rumah. Yang juga perlu dipelajari adalah cara menghitung volume pondasi.

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi seputar pondasi rumah. Walaupun mungkin Anda tidak terlibat langsung jika dalam membangun rumah Anda, tidak ada salahnya untuk mengetahui sekilas mengenai cara menghitungnya.

Pondasi untuk bangunan atau rumah terbagi menjadi beberapa macam dengan bentuk yang berbeda-beda. Maka dari itu akan kami jelaskan cara menghitungnya satu per satu supaya bisa menjadi gambaran untuk Anda.

Baca juga: Detail Pondasi Rumah 2 Lantai

Cara Menghitung Volume Pondasi Tapak

Sebelum masuk ke cara menghitungnya, kita bahas singkat terlebih dahulu soal apa itu pondasi tapak. Pondasi tapak adalah jenis pondasi yang dibuat dari beton bertulang yang bentuknya seperti telapak. Maka dari itu pondasi ini disebut pondasi tapak. Letak pondasi ini di bawah tiang atau kolom dan biasanya diterapkan untuk bangunan dengan 2-3 lantai.

volume pondasi bangunan

Di samping itu pondasi tapak juga sering diaplikasikan pada kontur tanah yang kurang keras dengan daya dukung tanah >2 kg/cm2 dan kedalaman sekitar 1-2 meter. Konstruksi yang dipakai pada pondasi ini biasanya beton bertulang.

Rumus menghitung volume pondasi tapak adalah sebagai berikut:

Volume pondasi = ((tinggi 1 x tinggi 2 /2) x sisi x sisi

Tinggi 1: tinggi dari keseluruhan pondasi tapak

Tinggi 2: tinggi bagian bawah pondasi tapak

Sisi: panjang pondasi tapak

Supaya lebih mudah, berikut akan kami berikan contoh sederhana dalam menghitung volume pondasi tapak. Misalnya diketahui tinggi hingga panjang dengan rincian sebagai berikut:

Tinggi dari keseluruhan pondasi tapak: 0,5 m

Leave a Comment