Tabel Berat Besi Lengkap Semua Jenis

Tabel Berat Besi Lengkap – Besi merupakan salah satu material bangunan yang sering digunakan dalam pembuatan gedung ataupun rumah. Besi mempunyai peran penting sehingga keberadaannya dalam suatu proyek konstruksi hampir tidak pernah absen.

Seperti yang diketahui besi mempunyai beberapa manfaat, baik di dalam dunia konstruksi maupun dalam kehidupan manusia. Dalam dunia konstruksi pemilihan besi perlu mempertimbangkan sejumlah hal. Tujuannya agar besi yang dipilih tepat dan tidak merugikan kita di kemudian hari.

Salah satu hal yang patut dicari tahu adalah berat jenis besi. Mengetahui berat jenis besi penting karena dapat membuat kita tahu persis seberapa banyak besi yang dibutuhkan untuk melakukan sebuah pekerjaan. Hal ini juga berkaitan dengan dana yang disiapkan untuk membeli material besi dan meminimalisir adanya material yang tersisa dan tidak terpakai.

Untuk menghitung berat jenis besi kita perlu mengetahui jenis besi yang akan diukur berat jenisnya. Maka dari itu ada perhitungan khusus yang perlu diketahui sehingga memudahkan kita dalam menghitungnya. Berikut adalah tabel berat jenis besi yang bisa Anda amati.

berat jenis besi

Tabel Berat Besi

Tabel berat jenis di bawah ini bisa dimanfaatkan untuk mengetahui berat jenis berbagai besi hanya dengan mengetahui ukuran diameternya. Sehingga kita tidak perlu menghitungnya secara manual. Akan tetapi diameter tersebut berlaku untuk besi tulangan cor yang berbentuk bulat dan padat saja.

Baca juga: Berat Jenis Bahan Bangunan

Tabel Diameter – Berat Besi Beton Polos

Diameter (mm) Panjang (m) Berat/Meter(kg) Berat/Batang(kg)
4 12 0,09 1,00
6 12 0,22 2,66
8 12 0,39 4,74
9 12 0,50 6,00
10 12 0,62 7,40
11 12 0,75 9,00
12 12 0,89 10,70
13 12 1,04 12,50
15 12 1,21 14,50
16 12 1,58 19,00
19 12 2,22 26,80
22 12 2,98 35,80
23 12 3,26 39,10
24 12 3,55 42,62
25 12 3,85 46,20
28 12 4,83 58,00
31 12 5,93 71,10
32 12 6,31 75,72

jenis besi

Tabel Diameter – Berat Besi Beton Ulir

Diameter (mm) Panjang (m) Berat/Meter (kg) Berat/Batang (kg)
10 12 0,62 7,40
13 12 1,04 12,50
19 12 2,23 26,80
22 12 2,98 35,80
25 12 3,85 46,20
29 12 5,04 60,50
32 12 6,31 75,77
35 12 7,51 90,10
38 12 8,92 107,00
41 12 10,50 126,00

Tabel Berat Jenis Besi

Diameter (Ø) Berat Jenis (kg)
1 0,0062
2 0,0247
3 0,0555
4 0,0986
5 0,15413
6 0,2219
7 0,3021
8 0,3946
9 0,4994
10 0,6165
11 0,7460
12 0,8878
13 1,0419
14 1,2083
15 1,3871
16 1,5782
17 1,7817
18 1,9975
19 2,2256
20 2,4660
21 2,7188
22 2,9839
23 3,2613
24 3,5510

 

Menghitung Berat Besi

tabel berat besi

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghitung berat jenis besi. Perbedaan cara menghitung ini dikarenakan karakter besi yang bermacam-macam. Untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa rumus menghitung berat jenis besi.

Vb x Bjb  = ….. Kg

Vb pada rumus di atas merupakan volume besi yang sudah dihitung dalam satuan m3. Sedangkan Bjb merupakan berat jenis besi yang sudah ditetapkan dalam angka 7850 kg/m3. Misalnya jika ukuran besi yang akan diukur mencapai 1 mm x 1 mm dengan ketebalan 1 mm, maka beratnya dapat dicari dengan cara (1  x 1 x 0,001) m3 x 7850 kg/m3 = 7,85 kg.

Cara tersebut sudah diterapkan oleh banyak orang untuk melakukan perhitungan berat besi secara umum. Maka dari itu ketahui terlebih dahulu besi yang akan dibeli.

Cara Menghitung Berat Besi Beton Tulangan

Berat besi tulangan = 0.006165 x d2 x  L … (Kg)

Cara di atas bisa diterapkan pada besi beton dalam bentuk tulangan. d pada rumus di atas adalah diameter yang terdapat pada besi yang dinyatakan dalam satuan mm. Sementara L adalah panjang batang tulangan dalam satuan m. Misalnya jika kita ingin mengetahui besi dengan diameter 16 mm dan panjang 12 meter. Maka berat besi Ø16 = 0.006165  x 162 x 12 = 18.93 kg.

Cara di atas menjadi cara yang mudah untuk menghitung perhitungan pada besi beton tulangan yang biasa dipakai untuk pondasi dalam bangunan. Selain rumus tersebut ada rumus tersendiri untuk mengetahui ketebalan besi yang dipakai membuat kapal. Berikut adalah rumus yang digunakan.

besi konstruksi

Cara Menghitung Berat Besi untuk Kapal

Tebal x 87,44 = Berat (kg)

Pada rumus ini satuan yang dipakai dalam perhitungan internasional adalah satuan kaki. Untuk ukuran 6 x 20 ft dapat langsung diterapkan. Contohnya 40 mm x 87, 44 = 3.497,6 kg. Dilakukan Perhitungan dinyatakan dalam satuan mm karena hasil yang didapat akan dinyatakan dalam satuan kg sehingga akan lebih besar. Perlu diketahui, dalam ukuran normal plat kapal mempunyai panjang 6.000 mm dan lebar 1.500 – 1.600 mm.

Cara Menghitung Berat Besi Strip

Tebal x Lebar x 7850 (kg/m3) x 6 (m) = Berat (kg)

Rumus di atas digunakan untuk menghitung besi dalam bentuk strip. Seperti yang tertulis di atas, dalam rumus kita perlu mengetahui tebal dan lebar lalu dikalikan massa besi dengan ukuran 7850 kg/m3 dikali 6 m. Hasil akhir akan dinyatakan dalam satuan kg. Misalnya 14 x 11  x 7850 (kg/m3) x 6 (m) = 7.253.400 kg hasil dari sebuah besi yang ukuran strip.

Sesuai dengan namanya, besi ini mempunyai bentuk pipih yang memanjang. Ukuran standar besi ini 6 meter dengan lebar mulai dari 19 mm sampai dengan 200 mm.

Cara Menghitung Berat Besi Siku

Lebar x Tebal x 6 (m) x 0,001512 = Berat (kg)

Rumus di atas digunakan untuk menghitung berat besi siku. Dapat dilihat bahwa data yang perlu diketahui adalah lebar dan tebal dari besi yang akan diukur. Lalu dikalikan 6 meter dan dikali lagi dengan 0,001512. Contohnya 2 x 2 x 6 (m) x 0,001512 = 0, 036288 kg. Sebelum menghitung jangan lupa untuk memastikan lebar dan tebal sudah diubah ke dalam satuan meter.

Jenis Besi Konstruksi

Seperti yang diketahui, ada banyak sekali jenis besi untuk konstruksi. Maka dari itu berikut adalah penjelasan masing-masing jenis besi konstruksi supaya Anda lebih paham karakteristiknya.

berat besi konstruksi

Besi Beton

Besi beton merupakan jenis besi yang sering digunakan untuk tulang-tulang pada pondasi sebuah bangunan. Maka dari itu besi ini sering disebut beton bertulang. Besi beton terdiri dari dua jenis, yakni besi ulir (deformed bar) dan jenis besi polos (plain bar). Jenis besi ini bermanfaat untuk pondasi karena bekerja saling melengkapi dengan beton bangunan.

Besi Konstruksi H-beam

Besi H-beam merupakan jenis besi baja yang paling umum dipakai untuk konstruksi bangunan. H-beam merupakan besi baja berbentuk balok yang juga dikenal dengan nama hot rolled. Besi ini mempunyai bentuk seperti huruf H. Besi H-beam sering digunakan untuk membangun konstruksi jembatan dan proyek gedung-gedung besar.

Besi Siku

Besi siku merupakan jenis besi yang berbentuk siku dengan sudut kemiringan 90 derajat. Besi ini tersedia dalam sejumlah ukuran. Mulai dari ukuran 2 cm, 3 cm, 4 cm, hingga 5 cm. Besi siku biasanya dipakai untuk konstruksi tangga, menara air, rak besi dan lain sebagainya.

Wide Flange

Besi ini digunakan sebagai material pada konstruksi baja. Besi WF ini mempunyai kekuatan yang lebih tinggi pada gaya tekan maupun gaya tarik.

Besi Hollow

Besi hollow adalah besi dengan bentuk kotak dan berongga atau kosong di tengahnya. Besi ini terbuat dari campuran galvanis, dilapisi seng dan aluminium. Biasanya besi ini digunakan untuk kanopi, pagar, pintu gerbang atau railing.

Besi CNP & UNP

Besi CNP dan besi UNP dipakai untuk beberapa keperluan. Besi CNP memiliki bentuk seperti huruf C dan biasa dipakai untuk rangka atap atau rangka lainnya. Sementara besi UNP berbentuk U dan biasanya digunakan sebagai balok penutup pada atap dan penopang pada dinding.

Baca juga: Harga Pipa Besi Galvanis

Demikian adalah penjelasan mengenai tabel berat besi yang dapat Anda lihat. Semoga informasi yang kami jelaskan di atas bisa membuat Anda lebih mengerti seputar berat besi, berat jenis besi dan juga jenis-jenis besi yang biasa digunakan dalam konstruksi bangunan.

Selain jenis-jenis besi di atas masih ada banyak sekali material bangunan yang dibuat dari besi yang bisa Anda temui. Anda bisa mencari referensi tambahan untuk mengetahui jenis besi lainnya, berikut berat besi untuk jenis-jenis tersebut.

Leave a Comment